Agar Tagihan Tak Macet

Salah satu cara manfaat penjualan kredit adalah bisa menarik pembeli dan menaikkan omset penjualan. Namun omset tinggi tersebut percuma saja jika tidak bisa ditagih. Ketahui cara-cara mencegah kredit macet.

agar-tagihan-tak-macet

Salah satu cara untuk menarik pelanggan adalah dengan menjual secara kredit. Bagi pembeli cara ini cukup menguntungkan karena pembayaran bisa diatur sesuai dengan kondisi kas. Sedangkan bagi penjual, penjualan kredit bisa menaikkan omset.

Namun demikian omset penjualan yang tinggi tidak berarti apa-apa jika tidak bisa ditagih dan diterima dalam bentuk uang tunai. Bagaimana pun tujuan manajemen keuangan bukan hanya meraih laba, lebih penting lagi adalah mendapatkan uang tunai untuk membiayai operasional perusahaan.

Resiko penjualan kredit adalah tagihan macet atau lebih parah lagi: tak terbayarkan. Untuk menghindari perusahaan dari bencana kredit macet, berikut beberapa tips yang mungkin berguna bagi anda.

Buat perjanjian jual beli yang jelas dan lengkap. Jika membuat perjanjian dianggap terlalu ribet, anda bisa menggantinya dengan sistem PO (Purchase Order) yang memuat termin pembayaran secara jelas, lengkap dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Tagih tepat waktu. Segera setelah transaksi dilakukan, siapkan dan kirim invoice atau tagihan. Pertimbangkan waktu yang dibutuhkan pembeli untuk menyiapkan pembayaran. Setidaknya, kirim tagihan satu atau dua minggu sebelum jatuh tempo.

Lengkapi tagihan dengan dokumen pendukung transaksi, mulai dari PO, surat jalan (delivery order), tanda terima barang yang ditandatangani oleh pembeli. Semakin lengkap, semakin kuat penagihan anda.

Cantumkan tanggal jatuh tempo yang jelas dan pasti di invoice, misal: 15 Juli 2012. Ini lebih baik dibandingkan dengan misal, “2 minggu setelah pengiriman barang”.

Catat setiap tagihan dalam buku piutang. Bila perlu gunakan sistem akuntansi terkomputerisasi agar anda bisa mengontrol umur piutang (aging schedule), tanggal jatuh tempo dan piutang yang telah lewat jatuh tempo atau terlambat bayar.

Secara berkala kirimkan statement of account atau daftar invoice kepada pelanggan. Ini bukan untuk menagih, melainkan cara untuk mengonfirmasi bahwa catatan anda sama dengan catatan di buku pelanggan.

Mintakan konfirmasi rencana pembayaran pelanggan satu atau dua hari sebelum jatuh tempo. Selain untuk mengingatkan, ini berguna untuk memastikan rencana penerimaan kas anda.

Lakukan “reminder” bagi tagihan yang telah lewat tanggal jatuh tempo,baik secara lisan maupun surat tertulis, misal setiap seminggu sekali. Siapkan alternatif penyelesaian tagihan bila pelanggan tidak bisa memenuhi kewajibannya.

Sanksi bagi pelanggan yang tidak membayar tepat waktu. Saat menyiapkan perjanjian, sepakati klausul mengenai sanksi bila pelanggan tak memenuhi kewajibannya. Misal, denda, bunga, penghentian pengiriman sementara, sampai proses pengadilan.

Meski anda telah menerapkan semua tips di atas, mungkin selalu ada saja pelanggan yang nakal. Oleh karena itu, first thing first, sangat penting untuk melakukan tansaksi hanya dengan pelanggan yang memiliki karakter bisa dipercaya dan track record bagus. Jangan ragu-ragu untuk mencari tahu latar belakang serta memeriksa kondite pelanggan anda.

Tips Menjadi Pendengar Yang Baik

Sebagian orang merasa lebih cerdas dengan berbicara lebih banyak dan suka memotong ucapan orang lain. Padahal sebaliknya, yang membuat orang tampak lebih cerdas adalah kemampuan mendengarkan dengan baik.

tips-menjadi-pendengar-yang-baik

Salah satu hal yang disukai dari seorang pemimpin yang baik adalah mereka juga pendengar yang baik. Melalui indera pendengaran, mereka mencerap banyak informasi, mendapat masukan berharga dan memahami apa yang ingin disampaikan oleh orang lain.

Mendengarkan merupakan salah satu cara efektif dalam memberikan perhatian pada orang lain, sekaligus membuat anda tampak kompeten dan cerdas. Dalam dunia usaha, mendengarkan adalah salah satu kualitas dalam bernegosiasi. Agar negosiasi anda berhasil, anda harus tahu apa yang dimaui oleh mitra kerja dan apa yang harus dilakukan agar mereka mau memberikan hasil yang diharapkan. Cara paling efektif untuk mengetahui hal ini adalah dengan mendengarkan mereka.

Mendengarkan adalah sebuah ketrampilan yang harus diasah. Beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan anda mendengarkan adalah sebagai berikut:

Diam. Pepatah mengatakan, saat mulut terbuka, telinga tertutup. Saat berbicara anda tak dapat mendengarkan. Jangan kuatir, diamnya orang yang mendengarkan takkan terlihat bodoh.

Berusahalah mendengarkan. Mendengarkan adalah tindakan aktif. Ia merupakan sebuah upaya, sebuah kesengajaan yang membutuhkan persiapan, juga kesediaan diri anda.

Pusatkan perhatian lebih besar. Saat mendengarkan, dengarkan apa yang diucapkan oleh lawan bicara. Curahkan perhatian dan pikiran anda pada pembicara dan isi yang ingin disampaikan. Acuhkan suara-suara lain di sekitar anda.

Dengarkan hanya pada satu pembicara. Bila ada banyak pembicara, pusatkan perhatian hanya pada satu pembicaraan pada satu waktu tertentu. Anda tak bisa mendengarkan banyak orang pada saat yang bersamaan.

Dengarkan dengan pikiran dan hati terbuka. Mendengarkan menuntut kesediaan dan kerelaan anda. Kualitas pribadi anda tampak dari bagaimana anda mendengarkan lawan bicara. Anda hanya dapat memahami maksud orang lain hanya bila pikiran dan hati anda terbuka.

Jangan mendengarkan untuk memberi pendapat. Terlebih lagi, jangan berpura-pura mendengarkan hanya untuk menunggu waktu yang tepat untuk menyela, membantah dan mendebat lawan bicara.

Tahan diri anda. Ini bagian yang paling berat. Kendalikan nafsu anda untuk berbicara. Biarkan lawan bicara menuntaskan pembicaraannya. Meski anda gatal ingin mengomentari, sebaiknya tetap santai saja. Bila anda mulai kesal dan marah, sampaikan ketidaksetujuan anda dengan tegas. Tak ada gunanya mendengarkan saat marah.

Perhatikan bahasa tubuh. Tunjukkan bahasa tubuh yang terbuka. Hadapkan tubuh anda pada pembicara. Hilangkan perintang antara anda dan pembicara, seperti kursi, meja, juga tangan bersendekap di dada. Lakukan kontak mata. Amati intonasi dan bahasa tubuh pembicara untuk mendapatkan lebih banyak pemahaman.

Berikan pertanyaan terbuka, bukan penilaian. Bila anda ingin menyela, lakukan dengan memberikan pertanyaan terbuka (open question). Seperti, “Mengapa anda tidak setuju dengan bagian ini.”

Biarkan ada jeda. Saat pembicara berhenti sejenak, tak perlu terburu-buru untuk berbicara. Gunakan waktu jeda untuk berpikir dan menemukan pengertian. Biarkan lawan bicara melanjutkan pembicaraan. Berbicaralah saat benar-benar lawan bicara anda menuntaskan pesannya.

Ulangi perkataan mereka. Tentu saja anda tak harus diam seribu bahasa. Anda tetap bisa berinteraksi. Anda bisa mengucapkan sesuatu untuk memberikan tekanan, perhatian, mengulangi, bertanya. Bahkan, ucapan, oh ya?, begitukah?, sungguh?, hmmm…, perlu anda sampaikan.

Buat catatan. Tak semuanya bisa anda ingat. Sesekali anda bisa mencatat hal-hal penting. Anda bisa meminta lawan bicara berhenti sejenak agar anda bisa mencatat dengan baik.

Jika Anda Takut Atau Malas Menelpon Pelanggan

Beberapa salesman malas menelpon ulang calon pelanggannya dikarenakan menganggap hal ini cuma akan membuang-buang waktu saja. Sebenarnya merekalah yang sedang membuang-buang kesempatan untuk berhubungan dengan pelanggan.

Takut Atau Malas Menelepon Pelanggan

Saya bukanlah seorang salesman yang baik. Saya hanya ingin menyampaikan apa yang dipikirkan oleh pelanggan saat berhubungan dengan salesman. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi para salesman.

Begini, suatu siang saya mendapat telpon dari seorang tenaga penjual dari sebuah kantor kartu kredit. Saya tahu, ia akan menawari saya semacam pinjaman lunak. Saya pernah mengambil pinjaman tersebut satu kali. Itu pun sudah sangat lama sekali. Setelah itu saya tidak pernah mengambil pinjaman seperti itu lagi, meski berkali-kali kantor kartu kredit itu menelpon dan menawari. Saya menolak tawaran mereka karena memang sedang tidak ada keperluan.

Biasanya saya memberi sedikit waktu bagi salesman untuk menerangkan tawaran mereka. Lalu saya sampaikan bahwa saya sedang tidak memerlukan. Seperti yang anda duga, salesman akan merajuk dan sedikit memaksa. Namun karena saya benar-benar tidak memerlukan saya berkata tegas bahwa saya tidak bisa mengambil tawaran tersebut.

Siang itu saya sedang rapat manajemen dan tidak bisa diganggu. Ketika telpon genggam saya berdering, saya keluar ruangan dan menerima telpon. Di seberang, seorang salesman, lebih tepatnya seorang perempuan memperkenalkan diri, memastikan nama saya dan mulai menawari saya pinjaman lunak. Tanpa menunggu lebih lama, saya katakan bahwa saya sedang rapat dan tidak diganggu. Saya minta ia menelpon kembali saat rehat, sekitar jam tiga siang. Si salesman mengiyakan dan mengatakan akan menelpon saya jam tiga siang. Kemudian percakapan terputus.

Jam tiga siang saya rehat. Sembari merenggangkan pikiran, saya menunggu-nunggu telpon dari salesman kartu kredit yang tadi menawarkan pinjaman lunak. Sampai jam rehat selesai, ia tidak menelpon saya. Bahkan sampai rapat usai, saya masih menunggu telpon dari salesman tersebut.

Mengapa saya menunggu telpon dari salesman kartu kredit tadi? Pertama karena saya sedang berpikir untuk mengambil pinjaman lunak yang ditawarkan. Kedua, saya sudah berjanji dan menyediakan waktu di jam tiga. Ketika saya tahu si salesman tidak jua menelpon sesuai waktu yang ditentukan, saya sedikit kecewa. Saya pun punya beberapa pandangan negatif tentang salesman tadi, sebagai berikut:

  • Ia tidak sungguh-sungguh menawarkan produk atau jasanya
  • Ia kurang gigih dalam menjalankan tugasnya
  • Ia tidak bisa menepati janji dan tidak bisa dipercaya
  • Ia tidak menjaga reputasi diri dan perusahaan tempatnya bekerja
  • Ia bersikap tidak profesional
  • Ia tidak berusaha melayani dan memuaskan pelanggan
  • Ia kurang serius dalam menepon pelanggan
  • Ia meremehkan kesediaan saya untuk ditelpon kembali
  • Ia mengabaikan kesempatan yang sudah diberikan
  • dan lain-lain

Apakah anda, sebagai salesman, pernah berhadapan dengan seorang pelanggan seperti yang saya ceritakan di atas? Jika ya, apakah anda akan menelpon saya di jam tiga siang? Atau, anda menganggap saya secara halus sedang menolak anda dan merasa tidak ada gunanya menelpon saya kembali? Jika anda tidak menelpon saya lagi, pikirkan hal ini:

Bukankah anda sudah berjanji untuk menelpon? Janji harus ditepati. Itu adalah sikap seorang profesional. Meski mungkin pelanggan tidak jadi membeli produk anda, anda tetap harus menunjukkan sikap sungguh-sungguh ingin berhubungan dengan pelanggan.

Pelanggan membutuhkan produk anda. Pelanggan yang meminta anda menelpon kembali tidak selalu berarti sedang secara halus menolak anda. Mungkin saja ia sedang sangat sibuk namun sebenarnya ingin lebih tahu tentang produk anda sehingga ia menyediakan waktu yang lebih longgar.

Anda mendapat kesempatan kedua yang lebih baik. Mungkin anda merasa kehilangan kesempatan pertama. Namun bukankah pelanggan memberikan anda kesempatan kedua yang lebih baik, dimana anda bisa berbicara dan menawarkan produk dengan lebih jelas dan leluasa.

Pelanggan memberikan waktu yang lebih longgar bagi anda. Mungkin waktu yang disediakan oleh pelanggan tidak match dengan jadwal anda sendiri. Namun anda harus mempertimbangkan, bahwa tidak akan ada kesempatan ketiga. Jadi jangan sia-siakan kesempatan ini.

Anda bisa merencanakan lebih baik. Bersyukurlah karena kini anda punya rentang waktu untuk mempersiapkan penawaran anda lebih baik lagi. Selama menunggu waktu yang telah ditentukan anda bisa berlatih, berlatih dan berlatih lebih baik.

Salesman yang sukses tidak akan menyia-nyiakan kesempatan meski sangat sempit. Salesman yang buruk tidak akan menelpon balik karena menganggap ia telah ditolak dan hanya akan membuang-buang waktu saja. Tapi, bukankah itu semua hanya anggapan saja? Jangan buang kesempatan berdasarkan anggapan atau asumsi. Bisa jadi anggapan tersebut berasal dari rasa malas atau takut saja. Padahal kita tahu, dua hal yang menghadang kita dari keberhasilan adalah malas dan takut. Semoga sukses.

Bedanya Entrepreneur dari Non-Entrepreneur

entrepreneurship dan non

Sifat-sifat apa yang membedakan seorang entrepreneur dengan non-entrepreneur? Dulu diyakini, entrepreneur adalah orang yang mempunyai “need for achievement” atau keinginan untuk meraih prestasi lebih tinggi, juga seorang “risk taker” atau lebih berani mengambil resiko dibanding non-entrepreneur. Pendapat ini dipatahkan ketika penelitian menunjukkan bahwa banyak non-entrepreneur, seperti manajer, politisi, dan lain-lain yang mempunyai jabatan tinggi juga menampilkan “need for achievement” yang tinggi pula.

Kini berbagai penelitian meyakini bahwa yang membedakan seorang entrepreneur dari non-entrepreneur adalah keinginan untuk mengendalikan nasibnya sendiri. Keinginan yang kuat untuk bertindak mandiri adalah alasan utama seseorang menjadi entrepreneur.

William D. Bygrave dalam tulisannya “The Entrepreneurial Process” untuk buku ” The Portable MBA in Entrepreneurship” dalam istilah yang sederhana mencoba memaparkan 10 karakteristik entrepreneur yang sukses. Ia menyebutkan dalam istilah “The 10Ds” dengan penjelasan sebagai berikut:

Dream (impian, visi). Entrepreneur adalah orang yang memiliki impian atau visi tentang diri dan usaha mereka di masa depan. Mereka tahu apa yang diinginkan. Mereka tahu apa yang akan dicapai. Terlebih penting lagi, mereka mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impian tersebut.

Decisiveness (berani mengambil keputusan). Entrepreneur tak suka menunda-nunda. Mereka membuat keputusan sesegera mungkin. Kecepatan dalam mengambil keputusan adalah faktor kuncu keberhasilan mereka.

Doers (berani bertindak). Begitu suatu keputusan dibuat, mereka bertindak mewujudkan keputusan tersebut secepat mungkin.

Determination (tekad kuat). Entrepreneur adalah orang yang tak mudah menyerah meski dihadapkan pada rintangan yang tampaknya mustahil dipecahkan. Mereka mempunyai tekad kuat dan memberikan komitmen total pada usahanya.

Dedication (dedikasi). Dalam menjalankan usahanya, mereka memberikan dedikasi secara total, hingga tak jarang harus mengorbankan hubungannya dengan keluarga dan teman-teman. Mereka bekerja tanpa kenal lelah. Bekerja selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu bukanlah hal yang aneh bagi seorang entrepreneur dalam membangun usaha.

Devotion (cinta). Entrepreneur adalah orang yang mencintai apa yang mereka kerjakan. Kecintaan itulah yang membuatnya bertahan di masa-masa sulit. Kecintaan pada hasil karya merekalah yang membuat mereka mampu menjual produk atau jasa mereka secara efektif.

Details (detail). Entrepreneur adalah orang yang sangat detail dalam berbagai hal. Mereka mempertimbangkan aspek-aspek bisnisnya dengan penuh pertimbangan dan cermat. Mereka tidak main-main atau bertindak sembrono.

Destiny (menentukan nasib sendiri). Mereka ingin berdiri di atas kaki mereka sendiri ketimbang menggantungkan nasibnya pada majikan atau orang lain.

Dollars (Rupiah). Sesungguhnya menjadi kaya bukanlah motivasi utama seorang menjadi entrepreneur. Uang tak lebih dari sekedar ukuran keberhasilan. Mereka beranggapan keberhasilan pastilah mendapat imbalan yang setimpal.

Distribute (berbagi). Entrepreneur tidak menjalankan semuanya sendiri. Justru mereka membagikan pengelolaan bahkan kepemilikan bisnis mereka pada karyawan-karyawan yang dianggap penting bagi keberhasilan usaha.

Berapa “D” yang melekat dalam diri anda?

Entrepreneur Mindset

Entrepreneur adalah orang dengan semangat kewirausahaan, yaitu menemukan peluang, menciptakan usaha, berani mengambil resiko dan pernuh tekad untuk mewujudkan tujuannya.

entrepreneur mindset

Mengingat peran dan sepak terjangnya yang mengesankan, banyak penelitian dilakukan untuk mengetahui apa-apa yang menjadi karakter seorang entrepreneur sukses. Daftar ini bisa sangat panjang dan seolah tiada habisnya ditambahkan. Berikut 6 karakter yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur sebagaimana yang dikutip dari berbagai pendapat mengenai entrepreneurship.

1. Percaya diri.

Menjadi seorang entrepreneur bukan pekerjaan ringan. Entreprenenur selalu menghadapi tantangan dan masalah. Namun entrepreneur tidak mudah menyerah. Mereka selalu bersikap penuh percaya diri dan berusaha sekuat tenaga serta teguh dalam mengatasi setiap masalah. Kepercayaan diri tidak datang begitu saja. Ia berasal dari kepribadian yang matang, terlatih serta sehat.

2. Fokus pada tujuan/hasil.

Entrepreneur selalu fokus pada tujuan-tujuannya. Ia berorientasi pada pencapaian hasil. Haus akan prestasi. Entrepreneur mempunyai jiwa yang teguh, penuh tekad dan tekun dalam bekerja keras, selalu memiliki energi tinggi dan motivasi dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Ada kalanya bisnis tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan, namun kegagalan tidak melemahkan jiwa seorang entrepreneur. Ulet, tabah dan gigih adalah kunci seorang entrepreneur untuk bangkit dan terus mengejar impiannya.

3. Berani mengambil resiko.

Dunia wirausaha penuh dengan resiko dan ketidakpastian. Tidak ada yang bisa menjamin seorang entrepreneur akan memperoleh penghasilan tetap setiap bulannya. Malah selalu ada resiko kegagalan yang membayangi usaha. Seorang entrepreneur berani mengambil resiko karena tahu di balik tantangan dan kesulitan selalu terdapat keberhasilan dan kemuliaan. Namun entrepreneur bukanlah seorang penjudi. Keberanian mengambil resiko harus dibarengi dengan perhitungan yang cermat serta pertimbangan yang masak.

4. Berjiwa pemimpin.

Inilah tugas utama seorang entrepreneur: memimpin. Meski sebuah usaha mungkin dimulai dan dikerjakan sendiri, namun tujuan-tujuan tidak bisa dicapai sendirian. Entrepreneur tahu bahwa tujuan hanya dapat dicapai dengan bekerja sama dengan orang-orang lain, seperti bawahan, rekanan, pemasok dan pelanggan. Kepemimpinan adalah proses untuk mempengaruhi dan menciptakan cara agar semua orang dapat memberikan kontribusi terbaik demi tercapainya tujuan-tujuan usaha Anda.

5. Kreatif dan inovatif.

Hal yang mengagumkan dari para entrepreneur sukses adalah kreativitas mereka. Bill Gates, Steve Jobs, Richard Branson, Ir Ciputra, Bob Sadino adalah orang-orang yang tak pernah berhenti beraktivitas, menemukan hal-hal dan cara-cara baru yang mempengaruhi kehidupan orang banyak. Mereka bukan sekedar berpikir melainkan juga bertindak untuk membuat kreativitas dan inovasinya menjadi ada.

6. Visioner.

Sebuah usaha tidak didirikan untuk sementara waktu, tetapi untuk berkesinambungan. Entrepreneur mempunyai visi jauh ke depan. Tahu apa yang ingin diraihnya di masa depan dan selalu berusaha menuntun serta mengembangkan perusahaannya berjalan berdasarkan cita-cita. Karena masa depan adalah tujuannya, entrepreneur sejati menolak melakukan praktek-praktek bisnis kotor yang akan menjerumuskan perusahaannya ke dalam kehancuran. Sebaliknya, ia selalu menyusun langkah-langkah dan strategi agar perusahaannya dapat hidup selamanya.

Daftar karakteristik entrepreneur sukses ini dapat ditulis lebih panjang, mengingat begitu banyaknya kualitas yang dibutuhkan. Penelitian masih terus dilakukan untuk mengetahui dan menularkan apa-apa yang perlu dimiliki agar seorang entrepreneur mempunyai karakter sukses. Jika Anda mempunyai opini menarik, mengapa tidak membagikannya di sini?

7 Hal Entrepreneurship Yang Dapat Dipelajari dari Steve Jobs

7 entrepreneurship steve jobs

Tak habis-habisnya orang membicarakan Steve Jobs. Suka atau tidak, Steve Jobs adalah seorang entrepreneur besar di bidang teknologi. Apple dan Pixar adalah dua perusahaan yang pernah didirikan dan disentuhnya menjadi perusahaan besar yang bernilai tinggi dan memberikan keuntungan yang luar biasa mengagumkan.

Steve Jobs pun adalah seorang inovator yang menggagas berbagai perangkat dan paten-paten menarik. Produk-produk yang dihasilkan bersama perusahaan Apple, seperti iPod, iPhone, iPad, iTunes telah banyak mengubah cara orang berinteraksi, meningkatkan produktivitas dan menikmati kehidupan. Bahkan toko retail Apple Store yang didirikannya ditiru banyak perusahaan lain.

Ada banyak tulisan tentang Steve Jobs berikut kutipan-kutipan terkenalnya yang menggambarkan bagaimana ia bisa melakukan semua keberhasilan itu. Ruang di sini tak cukup untuk membahas seluruh pemikirannya. Namun 7 pelajaran entrepreneurship terpilih dari Steve Jobs berikut mudah-mudah dapat mencerminkan dan menginspirasi kita.

Fokus, fokus, fokus. “That’s been one of my mantras: focus and simplicity”, inilah sihir Steve Jobs yang paling ampuh. Kehebatan fokus tergambar dari kondisi perusahaan Apple yang bernilai lebih dari 30 milyar USD, namun hanya memiliki tak lebih dari 30 jenis item produk saja. Bandingkan dengan perusahaan lain yang berlomba-lomba membuat produk sebanyak-banyaknya demi memenangkan pasar. Fokus membuat Apple benar-benar bisa memusatkan perhatian hanya pada produk terbaik. Bukan hanya terbaik, melainkan terhebat.

Sederhana dan lebih sederhana lagi. Simplicity atau kesederhanaan adalah mantra sakti kedua dari Steve Jobs. Filosofi ini tercetak pada brosur pemasaran Apple pertama kali, “Simplicity is the ultimate sophistication”. Banyak orang menganggap sesuatu yang kompleks dan penuh variasi lebih baik dibanding kesederhanaan. Pada kenyataannya, untuk menemukan kesederhanaan dibutuhkan upaya keras dan sangat terfokus. Perhatikan desain produk-produk Apple yang sederhana. Ia tampak klasik dan tak mudah lekang dimakan waktu. Bandingkan dengan produk-produk lain yang menampilkan desain rumit dan tampak canggih itu, ia segera tampak membosankan dan perlu diganti dengan yang baru.

Katakan, tidak. Diperlukan keteguhan hati yang sangat keras dalam mempertahankan prinsip “focus and simplicity”. Sebagai petinggi perusahaan, kita dapat membayangkan Steve Jobs selalu kebanjiran ide, usul dan proposal, baik tentang produk, sistem maupun layanan. Namun hanya dengan sedikit produk utama yang dihasilkan Apple, tentu kita juga dapat membayangkan betapa Steve Jobs adalah tukang jagal berdarah dingin yang tega mengatakan “tidak” pada semua itu dan tetap fokus pada apa yang diyakininya sebagai yang terbaik. Namun demikian, Steve Jobs tetap mengakui bahwa itu bukan untuk meremeh ide-ide tersebut, sebagaimana kutipan kalimatnya berikut, “I’m as proud of what we don’t do as I am of what we do.”

Tuntut yang terbaik. Dalam berbagai buku dan tulisan tentang biografinya, Steve Jobs dikenal sebagai seorang yang sangat.. sangat sulit. Ia sendiri mengatakan, “My job is not to be easy on people. My job is to make them better.” Menuntut yang terbaik adalah keharusan bila kita ingin menghasilkan produk-produk terbaik. Tak heran jika Apple dikenal sebagai perusahaan gudang profesional kelas A+. Banyak mantan pekerja Apple yang ternyata sukses dengan perusahaannya sendiri. Seperti, Reid Hoffman, pembesut LinkedIn, situs jejaring sosial kaum profesional. Bahkan Andy Rubin, penggagas Android yang menjadi lawan tangguh IOS milik Apple adalah mantan engineer Apple.

Gigih sejak awal sampai akhir. “I’m conviced that about half of what separates the successful entrepreneurs from the non-successful ones is pure perseverance,” jelas Steve Jobs. Yang membedakan seseorang yang sukses dan yang tak sukses adalah kegigihannya dalam memperjuangkan ide dan keyakinannya.

Dahulukan produk, kemudian profit. “My passion has been to build an enduring company where people were motivated to make great products. Everything else was secondary,” adalah pernyataan penuh keberanian Steve Jobs sebagai seorang entrepreneur yang meyakini bahwa semestinya keuntungan perusahaan datang dari produk-produk hebat. Dalam bukunya “Inside Apple”, Adam Lashinsky menulis “Apple tidak pernah berbicara tentang Apple. Apple berbicara tentang produk Apple.”

Ciptakan pasar anda sendiri. Jauh sebelum teori Blue Ocean dirumuskan, Steve Jobs telah meyakini perlunya bermain di lautan sendiri. Idiom terkenal dari Steve Jobs tentang hal ini terdengar agak arogan, “The consumer doesn’t know what he or she wants until we make it”, namun itulah yang membuat produk-produk Apple berbeda dan digemari banyak orang.

Adakah yang bisa anda petik sebagai inspirasi untuk menjalankan usaha anda hari ini?

Jangan Menjadi Bos Yang Menyebalkan

Pernahkah anda mengamati perilaku kebanyakan entrepreneur? Dari kacamata positif, mereka biasanya tampil penuh kebanggaan dan percaya diri. Berbeda dengan seorang pegawai yang seringkali merasa khawatir akan kehilangan pekerjaannya. Entrepreneur tak takut pada apa yang akan terjadi karena mereka tak bergantung pada siapa-siapa selain diri mereka sendiri. Mereka siap dan berani menanggung resiko-resiko yang telah diperhitungkan. Mereka telah menempa mental menjadi kuat.

bos Yang Menyebalkan

Di sisi lain, keberhasilan dan sikap mental yang meluap-luap membuat beberapa entrepreneur merasa memiliki kedudukan lebih tinggi dibanding orang lain, terutama pegawainya sendiri. Mereka berpikir mereka mempunyai kekuasaan atas pegawainya. Bahkan tak sedikit yang menganggap mereka bisa mengendalikan nasib pegawainya. Pola pikir semacam ini membuat beberapa entrepreneur bertindak “bossy” atau sok menjadi bos yang menyebalkan dan suka membully bawahannya.

Tindakan entrepreneur yang “bossy” semacam ini tentu tidak disukai pegawainya. Pada ujungnya bisa merugikan perusahaan karena pegawai tidak akan bekerja dengan sepenuh hati. Berikut beberapa hal berikut untuk menghindarkan anda menjadi bos yang menyebalkan.

Jangan suka mempermalukan orang lain. Bos yang menyebalkan suka mempermalukan orang lain di depan umum. Ia senang menghina, menghancurkan harga diri dan merusak ego orang lain, terutama bawahannya. Mereka merasa lebih unggul, lebih tinggi dan lebih berkuasa sehingga menganggap bisa melakukan apa saja. Namun hal ini tidak akan menjadikan perusahaan lebih baik. Sebaliknya, orang lain dan karyawan akan menanam bibit dendam pada sang entrepreneur dan perusahaan. Dendam itu bisa terbalaskan. Dan bila itu terjadi, akan merugikan perusahaan dan reputasi sang entrepreneur.

Jangan meremehkan pekerjaan orang lain. Pelayan restoran, kasir toko, juru parkir, petugas keamanan dan berbagai profesi lain seringkali dianggap rendah dan jadi obyek penghinaan oleh bos yang menyebalkan. Mereka tidak menyadari bahwa pekerjaan-pekerjaan itu adalah bagian yang tak kalah penting dalam suatu perjalanan usaha.

Jangan bergaul dengan bos-bos yang menyebalkan. Sikap menyebalkan akan menemukan pembenaran saat seorang bos bergaul dengan bos-bos lain yang tak kalah menyebalkan. Agar terhindar dari perilaku buruk ini, seorang entrepreneur harus pandai-pandai menjaga jarak dan pergaulan dari bos-bos yang menyebalkan pula. Selain itu, tak perlu bersusah payah mengubah bos lain yang menyebalkan menjadi lebih beradab. Tinggalkan saja mereka daripada tertular.

Ada banyak pekerjaan yang tidak bisa anda kerjakan dengan baik. Bos-bos yang menyebalkan suka menutup mata bahwa sebenarnya mereka tidak bisa melakukan semua hal sendiri. Bahkan ada banyak pekerjaan yang mereka tidak bisa mengerjakannya dengan baik, malah sangat buruk. Sadarilah bahwa seorang entrepreneur tetap membutuhkan orang yang mampu bekerja lebih baik. Itu bisa menumbuhkan sikap hormat pada orang lain.

Temukan kesamaan bukan perbedaan. Di antara kita yang berbeda ini selalu bisa direkatkan dengan kesamaan-kesamaan. Itu bisa berupa kesamaan ide, tujuan, kegemaran dan lain-lain. Merasa sama membuat seseorang tidak sendiri. Sebaliknya memusatkan perhatian pada perbedaan-perbedaan hanya akan memperkeruh suasana hati. Hati yang keruh adalah sarang sikap-sikap yang menyebalkan.

Fokus pada situasi menang-menang. Selalu berpikir dan berupaya untuk menciptakan situasi menang-menang adalah tanda kematangan seorang entrepreneur. Bila seorang entrepreneur hanya berpikir untuk kemenangan dirinya sendiri dan berupaya untuk mengalahkan orang lain, maka apa bedanya mereka dengan anak kecil yang cuma ingin merebut kelereng teman-temannya. Justru entrepreneur yang berjiwa besar menyadari bahwa hidup ini saling terhubungkan dan saling bergantung satu sama lain. Saat saling membutuhkan, tidak ada pihak lain yang harus dikorbakan.

Sadari apakah anda sudah cukup bahagia? Semua sikap “bossy” yang menyebalkan itu biasanya bermula dari masalah psikologis yang diderita oleh sang entrepreneur itu sendiri. Mereka mungkin memiliki masa lalu yang kurang mengenakkan, jiwanya diselimuti oleh rasa tak puas, iri, takut, cemas, dan lain-lain. Oleh karena temukan kebahagiaan, maka sedikit demi sedikit sikap menyebalkan itu akan hanyut dan hilang.

Seorang entrepreneur semestinya membangun perusahaannya dengan penuh adab dan etika. Tujuan sebuah bisnis tidak semata untuk memenangkan persaingan, mendulang laba sebanyak-banyaknya, melainkan menjalankan sebuah peran penting bagi kehidupan. Itu dimulai dari diri sang pengusaha itu sendiri dalam berpikir, bertindak dan bersikap. Menjadi bos yang menyebalkan bukanlah pilihan saat seorang entrepreneur ingin menjalankan usahanya dengan sehat, menjaga reputasi dan integritas yang mulia.

Cara Lain Salesman Sukses Mengatasi Rasa Takut

Kita tahu pandangan umum yang negatif tentang salesman. Hal ini ternyata bisa mempengaruhi pandangan salesman tentang diri dan profesinya sendiri, yang ujung-ujungnya menimbulkan rasa takut. Atasi rasa takut dengan tips berikut.

Cara Lain Mengatasi Rasa Takut

Menjual bukanlah kegiatan yang gampang, terutama bagi pemula. Bahkan sebelum melakukan proses menjual mereka biasanya mengalami beragam sindrom atau rasa takut. Takut karena tidak tahu harus berbuat apa. Takut kalau-kalau diremehkan. Takut dagangannya ditolak dan tidak laku.

Mengatasi rasa takut adalah ilmu pertama yang harus dimiliki oleh para salesman sebelum melakukan yang lain. Salesman ini bukan hanya berarti penjual barang, tapi juga bisa menjual diri sendiri. Contohlah artis kondang seperti awkarin atau Karin Novilda, yang berhasil mengatasi rasa takutnya dengan kemampuannya menjual potensi diri melalui Instagram. Kemampuan ini diperlukan oleh entrepreneur, artis, maupun profesional seperti Anda.

Berikut beberapa rasa takut dan tips cara mengatasinya.

Takut diacuhkan karena anda seorang salesman. Salesman seringkali dianggap sebagai pengganggu sehingga calon pelanggan atau prospek mengacuhkan kehadiran anda. Terimalah pandangan ini dan ketahui mengapa orang menolak kehadiran salesman. Banyak salesman diacuhkan karena kurang mengenal prospek. Pilih secara cermat pihak-pihak yang akan anda bidik sebagai prospek. Persiapkan pertemuan dengan baik. Rencanakan waktu yang tepat bagi kedua belah pihak. Pastikan prospek dalam keadaan siap menerima anda. Saat bertemu, jangan terburu-buru menawarkan produk dan mendesak prospek. Biarkan suasana mengalir relaks. Beri waktu bagi prospek untuk berbicara lebih banyak daripada anda.

Takut diremehkan. Kunci untuk mengatasi perasaan takut diremehkan oleh prospek adalah dengan meningkatkan rasa percaya diri. Ada tiga hal yang perlu anda kembangkan. Pertama, perbaiki penampilan anda. Kenakan busana yang rapi, nyaman, bila perlu sama seperti prospek. Kedua, tunjukkan bahasa tubuh yang baik. Pelajari bagaimana cara berjabat tangan, tersenyum, bertatap muka dan lain-lain. Ketiga, miliki pandangan positif bahwa kehadiran anda bukan sekedar untuk menawarkan produk melainkan membantu memecahkan masalah prospek.

Takut tidak tahu harus melakukan apa. Apakah anda merasa seperti tentara maju perang tanpa membawa senjata? Ini pertanda anda harus melakukan persiapan yang matang. Ikuti pelatihan tentang teknik penjualan, pemahaman produk, serta bagaimana menguasai demo produk. Berlatih, berlatih dan berlatihlah sampai anda benar-benar menguasai produk atau jasa yang akan anda tawarkan.

Takut penjualan anda tak berhasil atau ditolak. Sadari bahwa tidak ada salesman yang tidak pernah ditolak. Yang membedakan salesman sukses dan pemula adalah mereka ingin tahu apa yang menyebabkan prospek menolak penawarannya. Apakah prospek menolak produknya, dirinya, atau cara menyampaikan penawaran. Dengan demikian mereka bisa memperbaiki kekurangan dan lebih siap dalam menghadapi prospek lebih lanjut. Sedangkan pemula biasanya menganggap penolakan sebagai akhir dari karirnya.

Takut dianggap suka memaksa. Salah satu hal yang menyebalkan dari banyak salesman adalah mereka suka memaksa, bahkan terkesan hanya demi mengejar order. Untuk mengatasi hal ini, bersikaplah sabar. Jangan terburu-buru. Tunjukkan perhatian anda pada prospek. Biarkan prospek berbicara lebih banyak sembari anda mencari tahu apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Biarkan semuanya mengalir hingga prospek merasa bisa mempercayai anda. Kembangkan percakapan yang menyenangkan. Sediakan waktu anda sepenuhnya untuk prospek. Pada saatnya, tawarkan produk anda.

Takut tidak bisa menjawab pertanyaan prospek. Meski anda sudah melakukan persiapan sebaik mungkin, tetap saja prospek mengajukan pertanyaan atau keberatan-keberatan. Belajarlah dari pengalaman-pengalaman senior anda. Ketahui apa-apa yang biasanya menjadi pertanyaan, keberatan dan penolakan. Jika ada pertanyaan atau keberatan yang tidak sesuai dengan kenyataan, jangan berdebat atau membantah. Gali terus pertanyaan prospek sampai anda benar-benar paham dan bisa menangkapnya secara sederhana. Jika anda tidak bisa menjawab pertanyaan sulit, tawarkan apakah prospek ingin jawaban segera. Jika ya, segera hubungi kantor dan minta keputusan.

Takut dianggap pembohong. Apakah anda memang pernah berbohong? Jika tidak, semestinya anda tidak perlu terlalu khawatir dengan anggapan ini. Namun demikian, anda tetap harus bisa mengatasi hal ini. Caranya, buat daftar para klien atau pelanggan yang puas atas pelayanan anda. Minta referensi dari pelanggan-pelanggan anda terdahulu. Tunjukkan pujian atau ucapan terima kasih tersebut pada prospek secara halus. Hindari kesan menyombongkan diri. Tujuan anda adalah membangun rasa percaya di antara anda dan prospek. Bukan untuk memamerkan kehebatan anda.

Takut tak bisa memenuhi janji. Ketakutan ini biasanya muncul karena anda bersikap berlebih-lebihan dalam menawarkan keunggulan produk dan layanan anda pada prospek. Dengan kata lain, anda membual. Ingat, ini bukan zaman tukang obat berjualan di pasar malam. Anda harus tahu dengan sebenar-benarnya tentang keunggulan dan kualitas produk serta jaminan layanan penjualan. Jangan karena ingin mendapatkan order, anda menjanjikan sesuatu yang akan anda langgar di kemudian hari. Bersikaplah secara profesional. Berjalanlah di atas prosedur. Tetaplah teguh memegang komitmen.

Yakinkan diri anda bukanlah seorang salesman yang menganggu waktu prospek. Anda adalah seorang yang mempunyai solusi untuk masalah yang dihadapi prospek. Anda dan prospek berdiri sama sederajat. Anda dan prospek adalah dua belah pihak yang sedang melakukan kesepakatan yang saling menguntungkan. Tidak ada alasan anda takut saat berhadapan dengan prospek. Jika anda tetap merasa takut, itu pertanda anda harus melakukan persiapan lebih baik lagi. Semoga sukses.

8 Cara Memperbesar Penis Alami Secara Teknik Dan Ramuan Herbal

8 Cara Memperbesar Penis Alami Secara Teknik Dan Ramuan HerbalCara memperbesar penis alami merupakan hal yang tidak sulit untuk dilakukan oleh semua kalangan pria. Penis yang besar sangat diperlukan bagi pria yang merasa memiliki ukuran penis di bawah standar atau merasa ukuran penisnya masih kecil. Ukuran penis yang besar akan membuat rasa percaya diri seorang pria menjadi bertambah.

Sepasang kekasih atau dalam berumah tangga, hubungan seksual merupakan hal yang dapat mempererat hubungan dan juga membuat keluarga menjadi semakin harmonis. Pada dasarnya seorang wanita ingin merasakan kepuasaan dari hubungan seksual yang tahan lama dan juga ukuran penis yang besar.

Hal ini dikarenakan ukuran penis yang besar akan mempengaruhi kenikmatan pasangan dalam hubungan seksual dan juga akan lebih terasa pergerakan penis di area vagina, maka dari itu akan membuat wanita merasakan kepuasan.

Pada dasarnya, seorang wanita menginginkan pasangannya memiliki penis berukuran kira-kira 6 inchi sampai 7 inchi atau sebanding dengan 15 cm sampai 17 cm. Akan tetapi rata-rata ukuran penis yang ada di Indonesia berukuran 4 inchi sampai 5 inchi, maka dari itu bagi anda yang merasa kurang puas dengan ukuran penisnya, perlu dilakukan beberapa cara memperbesar penis alami secara teknik dan ramuan herbal.

Teknik Memperbesar penis

Teknik Jelq
Teknik ini merupakan teknik yang berasal dari timur tengah dan dipercaya dalam membantu memperbesar ukuran penis secara cepat. Teknik pijat ini dapat dengan mudah dilakukan, akan tetapi dibutuhkan teknik yang tepat agar hasil yang diinginkan dapat tercapai.

Pertama, gunakan bantuan minyak seperti baby oil yang dioleskan secara merata di telapak tangan. Kemudian pastikan posisi penis dalam posisi semi ereksi, dan kemudian gosokan pada bagian batang penis. Cara menggosoknya adalah dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk yang membentuk lingkaran atau seperti tanda ok, dan jari lainnya berada dibawah.

Lakukan pijatan dari pangkal sampai dengan ujung penis. Untuk mendapat hasil yang maksimal dan cepat, maka lakukan cara ini secara teratur setiap hari dan kuncinya adalah konsisten. Lakukan teknik Jelq secara terus menerus minimal sebanyak 200 gerakan sampai dengan 500 gerakan.

Teknik Balooning
Teknik ini dapat digunakan untuk mengubah ukuran penis agar lebih besar. Caranya cukup mudah, setiap anda buang air kecil, keluarkan air kencing secara bertahap atau putus-putus. Keluarkan sedikit, kemudian tahan dan kemudian keluarkan, lakukan seperti ini sampai benar-benar habis. Selain untuk memperbesar penis, teknik ini juga dapat membantu anda agar lebih tahan lama atau tidak mudah ejakulasi. Caranya saat anda sedang ejakulasi atau onani, sebaiknya tahan setiap air mani akan keluar, setelah ditahan lakukan pijatan pada batang penis agar aliran darah pada penis lancar. Dengan cara ini, maka tidak hanya membuat ukuran penis besar, namun juga akan membuat tahan lama, atau mencegah ejakulasi dini.

Teknik Kegel
Tenik kegel merupakan pijatan yang berguna untuk melatih otot kegel. Cara untuk menerapkan teknik kegel ini cukup mudah dan sederhana. Yang perlu dilakukan adalah dengan menggerakan otot kegel sebanyak 20 sampai 30 gerakan. Lakukan gerakan ini secara bertahap dan teratur. Pada dasarnya teknik ini sama dengan saat anda mengeluarkan air kencing secara putus-putus atau bertahap, yang membedakan adalah anda tidak sedang ingin kencing atau tidak perlu repot menahan kencing. Lakukan secara konsisten, agar hasil sesuai dengan yang diinginkan.

Ramuan Herbal agar penis menjadi besar
Untuk memperbesar penis dengan cepat dapat dilakukan dengan menggunakan ramuan herbal atau bahan-bahan alami. Setelah beberapa teknik yang dapat membantu mengubah ukuran penis, berikut beberapa ramuan dan bahan alami yang dapat mewujudkan keinginan memiliki penis yang besar dan juga dapat memuaskan pasangan.

Minyak Lintah
Minyak lintah merupakan ramuan alami yang sudah banyak dijual di pasaran. Minyak lintah ini sangat efektik dalam membantu memperbesar ukuran penis dan juga dapat mengatasi ejakulasi dini. Namun perlu dicatat bahwa minyak lintah ini sebaiknya jangan digunakan saat akan berhubungan seksual dengan pasangan anda, karena akan membuat iritasi pada penis.

Walaupun efeknya buak secara instan, namun sangat berbahaya jika dilakukan terus menerus. Karena pada dasarnya minyak ini bukanlah obat kuat, namun hanya membantu mengubah ukuran penis dan juga mencegah ejakulasi dini.

Minyak lintah ini cukup ampuh dan alami karena minyak ini memiliki kandungan hirudin dari hewan jenis lintah yang berguna untuk membantu perbesar alat vital anda. Pemakaiannya cukup mudah, cukup diolehkan pada batang penis secara merata, kemudian beri sedikit pijatan dari pangkal sampai dengan ujung penis. Dengan teknik pijatan yang benar dan dilakukan secara teratur maka akan menambah ukuran penis penis secara cepat.

Bawang Merah dan Bawang Putih
Bawang merah dan bawang putih memiliki berbagai manfaat kesehatan, salah satunya dapat membantu dalam menambah ukuran penis. Kandungan atsiri di dalam bawang dapat membantu memperlancar peredaran darah di dalam penis sehingga dapat mempermudah proses terapi memperbesar alat vital.

Cara membuat ramuan ini cukup mudah, bahan yang dibutuhkan adalah bawang putih dan bawang merah serta tambahkan 1 butir telor ayam kampung. Cara membuatnya, kupas bawang merah dan bawang putih, kemudian tumbuk keduanya hingga halus. Tambahkan kuning telur ayam kampus dan aduk hingga rata. Setelah itu beri tambahan air hangat, dan kemudian minum sampai habis.

Teh Basi
Teh basi merupakan ramuan yang tidak biasa dan sudah dipercaya dari jaman dahulu untuk membantu memperbesar penis. Teh basi sangat baik digunakan dengan bantuan teknik jelq sehingga menghasilkan ukuran yang diinginkan. Caranya, buat teh seperti biasa, kemudian diamkan teh selama 5 hari dalam kondisi tertutup hingga teh menjadi basi. Kemudian masukan penis anda ke dalam teh basi atau rendam pada teh basi selama 10 hingga 15 menit, setelah itu lakukan pijatan dengan teknik jelq selama 20 menit.

Daun Jarak Pagar
Daun jarak pagar merupakan bahan herbal lainnya yang dapat membuat ukuran penis anda menjadi lebih besar. Bahan yang diperlukan untuk membuat ramuan ini adalah daun jarak pagar, daun jeruk purut dan buahnya. Pertama tumbuk daun jarak pagar dan daun jeruk purut, serta tambah sedikit air.

Kemudian peras jeruk nipis dan campurkan ke bahan-bahan tadi. Gunakan kain bersih untuk menyerap ramuan tadi kemudian peras dan oleskan ke batang penis. Diamkan selama 10 menit dan kemudian lakukan pijatan.

Jahe dan Madu
Untuk membuat ramuan ini diperlukan bahan-bahan seperti jahe jawa dan madu asli. Cara pembuatannya parut jahe hingga lembut kemudian campurkan dengan madu asli sampai merata. Sebelum mengoleskan pada batang penis, lakukan pemanasan dengan air hangat dan handuk untuk menghindari cedera pada penis.

Kemudian oleskan pada batang penis secara merata dan lakukan pinjatan jelq. Ramuan ini sudah banyak dilakukan oleh pria dewasa dan banyak yang membuktikan hasilnya sesuai dengan keinginan.

Semua cara di atas dapat membantu anda dalam menahan ejakulasi dini dan juga merupakan cara memperbesar penis alami yang efektif dan aman untuk kesehatan penis.

Kunci Keberhasilan Sebuah Bisnis

Acapkali kita terkagum-kagum pada sebuah perusahaan yang tumbuh pesat dan berkembang besar, padahal pada awalnya ia hanyalah usaha kecil saja. Apa yang menyebabkan ada suatu usaha yang baru didirikan bisa berkembang lebih baik dibanding usaha lain? Tentu ada “rahasia” atau resep keberhasilan mereka.

kunci keberhasilan bisnis

Di sekitar tahun 1985, Rosabeth Kanter, seorang peneliti kewirausahaan, dalam bukunya “Change Masters: Innovation and Entrepreneurship in the American Corporation”, menulis formula 4F yang diyakini sebagai resep keberhasilan sebuah usaha baru. Formula itu dikembangkan oleh William D. Bygrave, dalam artikel “The Entrepreneurial Process”, yang dimuat di “The Portable MBA in Entrepreneurship” menjadi 9F sebagai berikut:

Founders (entrepreneur). Seorang entrepreneur adalah faktor terutama dan terpenting bagi perkembangan usaha. Di balik setiap perusahaan yang berhasil selalu ada seorang entrepreneur yang hebat. Mereka mempunyai sifat-sifat luar biasa, salah satunya mempunyai visi dan tekad yang kuat.

Focused (fokus). Faktor kunci berikut yang menentukan keberhasilan sebuah usaha adalah pasar. Perusahaan yang sukses adalah perusahaan yang memfokuskan diri pada ceruk pasar yang spesifik, jelas dan terspesialisasi.

Fast (gesit). Perusahaan yang sukses mampu membuat keputusan secara cepat, dan bertindak untuk mewujudkan keputusan itu dengan gesit.

Flexible (fleksibel). Mereka selalu membuka pikiran terhadap berbagai ide baru serta mampu menanggapi perubahan. Sifat fleksibel ini lahir dari kemampuan untuk bertindak secara gesit. Bandingkan dengan perusahaan besar yang seringkali lambat dalam menghadapi perubahan, perusahaan kecil justru lebih luwes dalam berubah.

Forever-innovating (selalu berinovasi). Mereka tak kenal lelah melakukan inovasi. Mereka selalu berusaha menggali kreativitas, menemukan cara berpikir, metode, produk dan layanan-layanan baru, terutama demi memuaskan pelanggan. Tahukah anda bahwa justru perusahaan-perusahaan kecil-lah yang menemukan banyak inovasi yang kemudian dibeli dan dikembangkan oleh perusahaan besar.

Flat (sederhana). Entrepreneur yang sukses membangun organisasi perusahaannya dengan sederhana. Mereka tidak merepotkan perusahaan dengan birokrasi dan prosedur yang berbelit-belit. Team manajemen mereka flat. Karyawan dapat menghubungi pimpinan perusahaan secara mudah. Dengan demikian tukar menukar ide dapat mengalir lebih deras.

Frugal (hemat). Perusahaan besar yang sekarang tampak bergelimang arus kas selalu dimulai dari perusahaan kecil yang hidup dengan hemat dan cermat. Perusahaan yang sukses pandai menjaga agar biaya operasi mereka tetap rendah, tanpa menurunkan produktivitas mereka.

Friendly (bersahabat). Perusahaan yang sukses tidak bisa berjalan sendiri. Keberhasilan mereka pasti didukung oleh pelanggan, pemasok dan karyawan. Untuk mendapatkan dukungan yang baik tersebut, pastilah mereka mempunyai sifat yang bersahabat, pandai bergaul dan suka berteman. Perusahaan yang angkuh hanya akan melahirkan musuh-musuh bagi diri mereka sendiri.

Fun (menyenangkan). Entrepreneur adalah orang yang mencintai apa yang mereka kerjaka. Mereka pun menjalankan usahanya dengan penuh kecintaan dan rasa senang. Hal ini pulalah yang menjadi resep keberhasilan suatu perusahaan; yaitu dijalankan dengan penuh kegembiraan.

Kini bersiapkah anda membuka usaha dan menjadi sukses?